Tutorial Pembuatan Wajanbolic

Kenapa disebut WajanBolic?
  • Wajan : penggorengan, alat dapur buat masak
  • Bolic : parabolic
  • WajanBolic : Antena parabolic yg dibuat dari wajan 
Karena berasal dari wajan maka kesempurnaannya tidak sebanding dengan antenna parabolic yang sesungguhnya ^_^
Beberapa kekurangan antenna WajanBolic :
Karena berupa solid dish maka pengaruh angin cukup besar sehingga memerlukan mounting ke tower yang cukup kuat

Beberapa Contoh Design Antena 2.4 GHz
Kebanyakan antenna homebrew wifi yg ada di internet : antenna yagi, antenna kaleng (tincan antenna), antenna biquad, antenna helix, antenna slotted waveguide. Komponen yang selalu ada dalam design antenna-antena tersebut: N-type Connector & pigtail
Konektor : N-type Male, N-type Female, RP TNC Male, RP TNC Female, Pigtail


Peralatan dan bahan yang perlu di siapkan:

BAHAN
  1. Wajan diameter 36″ (semakin besar diametr semakin bagus)
  2. PVC paralon tipis diameter 3″ 1 meter
  3. Doff 3″ (tutup PVC paralon) 2 buah
  4. Aluminium foil
  5. Baut + mur ukuran 12 atau 14
  6. N Connector female
  7. kawat tembaga no.3
  8. Double tape + lakban

PERALATAN
  1. Penggaris
  2. Pisau/ Cutter
  3. Solder + timah nya
  4. Gergaji besi 
PERKIRAAN HARGA
Perkiraan harga yang dikeluarkan untuk membeli bahan WajanBolic adalah kurang dari Rp 100.000,-. Bandingkan jika Anda harus membeli antenna Grid 24db, yang bikinan local saja mencapai Rp 500.000,- lebih dan yang import bisa mencapai Rp 1.000.000,- lebih. Atau membeli antenna grid local yang harga nya Rp 200.000,- sedangkan yang import bisa mencapai Rp 300.000 lebih.

TAHAP PENGERJAAN
  1. Siapkan semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan.
  2. Lubangi wajan tepat di tengah wajan tersebut seukuran baut 12 atau 14, cukup satu lubang saja.
Kemudia, ukur diametr wajan, kedalaman wajan dan feeder/ titik focus. Untuk lebih jelas nya silahkan liat gambar di bawah.
Contoh :
Parabolic dish dg D = 70 cm, d = 20 cm maka jarak titik focus dari center dish : F = D^2/(16*d) = 70^2 / (16*20) = 15.3 cm
Pada titik focus tsb dipasang ujung feeder. Untuk mendapatkan gain maksimum.
  1. Potong PVC paralon sepanjang 30 cm, kemudian beri tanda untuk jarak feeder nya (daerah bebas aluminium foil). Untuk menentukan panjang feeder nya gunakan rumus di atas.
  2. Beri lubang pada bagian paralon untuk meletakkan N Connector, untuk itu gunakan rumus antenna kaleng. 
  3. Potong kawat tembaga yang sudah disiapkan sesuai dengan ukuran yang didapatkan dari hasil kalkulasi website di atas. Dan solderkan pada N Connector yang telah di siapkan
  4. Selanjut nya, bungkus PVC paralon dengan dgn aluminium foil pada daerah selain feeder, klo aluminium foil yang ada tanpa perekat, maka untuk merekatkan nya bisa menggunakan double tape
  5. Lalu pasangkan N connector ke PVC Paralon yang telah dilubangi td
  6. Pada bagian doff (tutup PVC paralon) yang akan di pasang pada ujung dekat dengan N Connector harus di beri aluminium foil, sedangkan doff yang di pasang pada wajan tidak perlu di beri aluminium foil
  7. Dan pasangkan doff tersebut ke PVC paralon
  8. Kemudian, wajan yang telah di bolongi tadi dipasangkan dengan doff yang satu nya lagi, sebelum nya doff tersebut dilubangi sesuai dengan ukuran bautyang sudah di siapkan, dan kencangkan secukup nya.
  9. Kemudian tinggal pasangkan PVC paralon tadi ke wajan yang sudah di pasang doff.
  10. Dan Wajan bolic sudah siap untuk digunakan browsing, atau paling tidak untuk wardriving.
prose-wajanbolik

akhir
proses wajanbolik

Atau untuk lebih jelasnya,sobat whitehack silahkan saksikan dan pahami Video Tutorial  di bawah ini

Sumber:www.whitehackcommunity.co.cc

Pembuatan Antena Wajanbolic untuk Wireless Internet

oleh : Adi Setiawan – yangfakir@yahoo.co.id
Bahan Utama :
1. Wajan dengan diameter minimal 40cm (harga sekitar Rp. 40.000,-)
2. USB Wireless LAN (harga sekitar Rp.200.000,-)
3. Pralon 3” panjang sekitar 23 cm.
4. Tutup Pralon 3” 2 buah (harga sekitar 2 x Rp. 4.000,-)
5. Aluminium Foil secukupnya.
6. Busa/Styrofoam bekas kemasan barang elektronik secukupnya.
7. Kabel USB (harga sekitar Rp.20.000,-)
8. Kabel UTP 12m (harga sekitar Rp.3.000,-/m)
Antena Wajanbolic terdiri dari 3 bagian utama :
1. Reflektor berbentuk Parabola menggunakan Wajan
2. Bagian Sensitif antena berbentuk Tabung berisi USB WLAN
3. Kabel penghubung antena ke komputer
Prinsip kerja antena Wajanbolic seperti antena parabola lainnya, yaitu menempatkan
bagian sensitif antena pada titik fokus parabola (wajan) sehingga semua gelombang
elektromagnet yang mengenai wajan akan terkumpul dan diterima oleh bagian sensitif
tersebut. Berikut ini kita bahas satu persatu.

1.Reflektor berbentuk Parabol menggunakan Wajan
Gunakan wajan dengan diameter minimal 40cm. Ukuran wajan lebih besar makin
baik karena akan lebih banyak gelombang radio yang diterima.
Hal terpenting pada bagian ini, adalah penentuan titik fokus wajan. Untuk itu gunakan
rumus dibawah ini :

Catat posisi titik fokus tersebut. Nantinya mulut Tabung Sensitif antena harus berada
pada titik fokus tersebut.
Pasang Tutup Pralon 3” dengan mur/baut tepat ditengah wajan sebagai pemegang
Tabung bagian sensitif (lihat Gambar 1 A).

2. Tabung Sensitif Antena
Bentuk jadi Tabung sensitif dapat dilihat di Gambar 1B, berupa pipa pralon yang di
bagian dalamnya ditempatkan USB WLAN (Gambar 1C).
Sebagai Tabung dapat digunakan Pipa Pralon 3” sepanjang 23cm dan bungkus 16cm
dari panjangnya dengan Aluminium foil (Ingat ! Pipa Pralon 3” berdiameter 90cm),
Tutup salah satu ujung pipa yang terbungkus Aluminium dengan Tutup Pralon 3”.
Bagian dalam Tutup Pralon tersebut harus juga dilapisi Aluminium (Gambar 1D).
Buat lobang pada Pipa untuk menempatkan USB WLAN di dalam Pipa. Tentukan
Posisi USB WLAN 5cm dari Tutup Pralon. Jika digunakan Tabung ukuran lain,
posisi USB bisa ditentukan sebagai berikut :

Pasang USB LAN di dalam Tabung dan untuk memperkuat posisinya jepit dengan
Busa/Styrofoam (Gambar 1E).
Setelah Tabung Sensitif selesai pasang ke Wajan, bila perlu gunakan lem atau sekrup
(Lihat Gambar 1F)
Gambar 1 :
Desain lebih detail dapat dilihat pada Gambar 2.

Gambar 4 :

3. Kabel Penghubung Antena ke Komputer
Setelah Wajanbolic selesai dirangkai maka siap dipasang, misalnya diatas genteng
rumah (ketinggian sekitar 9m). Namun sebelumnya perlu kita siapkan Kabel
penghubung antara antena dengan konektor USB komputer. Untuk itu gunakan kabel
USB yang biasanya disediakan pada paket USB WLAN. Potong ditengah kabel USB
tersebut dan perpanjang dengan menggunakan kabel UTP (kabel LAN). Cara
menyambung Kabel USB dengan Kabel UTP adalah sebagai berikut :

OK, lengkap sudah perangkat Wajanbolic kita. Pasang Wajanbolic, arahkan ke
Menara antena Wireless Internet Provider (tentu sebelumnya anda harus mendaftar
sebagai pengguna Provider tersebut). Install software USB WLAN dan lakukan
koneksi dengan software tersebut. Jangkauan kerja antena ini sekitar 1-2km.
Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Menghubungkan UTP (RJ-45) ke USB

Set USB pada motherboard PC agar menjadi USB 1.1, jangan USB 2.0. USB 1.1 mempunyai kecepatan maksimum 10Mbps jadi lebih reliable untuk di tarik jarak jauh di bandingkan dengan USB 2.0.

Gunakan kabel Ethernet / UTP yang baik, terutama merek Belden yang asli. Jangan pakai kabel UTP abal-abal.

Coba dulu dengan jarak pendek, misalnya 5 meter. Semakin panjang jarak, semakin tinggi tingkat kegagalan.

Langkah 1Siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat USB extender, yaitu, (1) kabel USB bawaan Wifi, (2) kabel UTP, (3) pipa pvc kecil, (4) rubber tape, dan (5) thermofit / kondom kabel. Jika sulit utk memperoleh thermofit, dapat di akali menggunakan solder dan selotape kabel.

\
Langkah 2 - kabel LAN untuk memperpanjang kabel USB
Langkah 3 - Kelupas kabel LAN / UTP di kedua u
jungnya.
Langkah 4
Potong kabel USB bawaan Wifi dan kelupas ke dua ujungnya agar terlihat kabel di dalamnya.
Langkah 5 –
Perhatikan warna k
abel USB, biasanya, ada warna merah, hitam, dan putih, hijau. Merah dan hitam biasanya untuk tegangan daya 5V. Hijau putih biasanya merupakan kabel data USB,
Langkah 6 – Potong pipa pvc kecil. Masukan pipa pvc kecil ke masing-m
asing ujung kabel UTP. Satukan kabel-kabel UTP berdasarkan warna seperti tampak pada gambar. Untuk memudahkan, detail penyatuan kabel di tulis pada tabel di bawah.
Langkah 7 - Lebih dekat dengan pipa PVC yang di masukan ke kabel UTP.
Perhatikan baik-baik warna kabel yang di satukan menjadi
satu, sehingga kita mempunyai "empat" kabel dari delapan kabel UTP, kabel yang
dijadikan
satu adalah,
1. putih oranye – oranye (2 kabel)
2. putih hijau (1 kabel)
3. hijau (1 kabel)
4. putih biru, biru, putih coklat, coklat (4 kabel)

Langkah 8 – Siapkan kabel UTP untuk di
sambungkan ke kabel USB. Masukan thermofit / kondom kabel ke kabel USB. Perhatikan baik-baik warna kabel UTP yang di siapkan untuk di sambung ke kable USB. Agar jelas, ada ba
iknya di tulis pada tabel di bawah ini.
UTP
USB
putih oranye – oranye (2 kabel)
merah
putih hijau (1kabel)
putih
hijau (1 kabel)
hijau
putih biru, biru, putih coklat,
coklat (4 kabel)
hitam
Langkah 9 – Pastikan semua kabel telah tersambung dengan baik menggunakan thermofit / kondom kabel.













Langkah 10 – detail kabel yang telah di lapisi oleh thermofit tampak pada gambar.
Langkah 11 – setelah yakin bahwa sambungan kabel menggunakan thermofit berhasil di lakukan dengan baik. Tutup semuanya menggunakan pipa pvc kecil. Selotape dengan baik semua ujung pipa pvc kecil agar kuat tertutup dan menempel ke kabel USB / UTP.
Langkah 12 – jika kita menginginkan kabel USB extender yang jauh, tampaknya ada baiknya menggunakan kabel USB repeater sepanjang 5 meter sebelum di injeksikan ke kabel USB extender yang panjangnya bisa mencapai 20 meter.

Security windows XP tanpa software

Ini saya tulis berdasarkan pengalaman saya mengkonfigurasi windows xp di warnet saya kelola dan sampai hari ini sistem operasi xp di klien belum ada yang crash.

Diketahui :
- OS Pc klien     : Windows XP professional service pack 2 (9 unit)
- Jumlah partisi : 2 partisi, dimana C:\ adalah filesystem dan D:\ adalah data
- Software        : saya anggap disini sudah terinstall semua (feature update dimatikan kecuali AntiVirus)

Back Up terlebih dahulu pada regedit, caranya buka regedit dan di File pilig export

LANGKAH-LANGKAH

SETING START MENU

1. Buka menu start/start menu (disini start menu yang dimaksud adalah komputer klien) lalu klik kanan di tempat kosong lalu pilih properties atau cara alternatif lain buka control panel/[b] lalu klik icon [b]Taskbar and Start Menu.
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/SM1.png

2. Gambar seperti dibawah akan terlihat, lalu pilih costumize.. lalu OK
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/SM2.png

3. Pada tab General Pilih Small Icon, pada Numbers of programs on Start menu beri nilai 0, ceklist programs show on Start menu (pilih 2 program yang akan ditampilkan default pada Start menu)
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/SM4.png

4. Pada tab Advanced  hilangkan ceklist pada opsi
-Enabling dragging and dropping
-Help and support
-Pavorites menu
-Network connections/Don't display this item
-Printers and Faxes
-Run commands
-System Administrative Tools/Don't display this item
-Set Programs Access and Defaults
5. Hilangkan juga ceklist pada List my most recently opened documents dan klik tombol Clear List lalu OK.

6. Buka Start menu/All Programs cari item atau icon yang akan ditampilkan, contoh microsoft world, exel,powerpoint,paint, adobe reader, billing client, dll (atur sedemikian rupa penempatannya dan serasikan pada komputer berikutnya) lalu klik kanan dan pilih Pin to Start menu sesuaikan dengan kebutuhan umum klien.
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/SM6.png

7. Masuk ke control panel buka item/icon System pindah ke tab Advanced pada Performance klik Settings lalu pilih Adjust for best performance lalu kosongkan semua opsinya kecuali ceklist pada opsi
-Use visual styles on windows and buttons
-Use drop shadows for icon labels on the dekstop
B. LARANG INSTALL SOFTWARE PADA KLIEN

1. Pada komputer klien; sebelumnya pindahkan dulu pacth atau sumber My Documents yang default/standar nya di partisi C:\ (file system) ke partisi D:\ (Data). Caranya klik kanan pada My Documents di menu explorer lalu pilih properties lalu masukan/ketikan D:\  dan OK.
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/MyDocuments1.png          http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/MyDocuments4.png

2. Buka Control Panel lalu klik item Administrative Tools lalu buka Local Security Policy lalu klik kanan pada Software Rectriction Policies lalu pilih Create New Policies.
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/larangan3.png

3. Kemudian buka Additional Rules di Software Rectriction Policies/Additional Rules dan klik kanan di tempat kosongnya lalu pilih New Pach Rule.
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/larangan5.png

4. Kotak dialog seperti berikut akan muncul, klik browse untuk mengarahkan/menunjuk folder/partisi mana yang akan di larang jika user akan menginstall software atau bisa juga ketik langsung pada nama partisinya, saran penulis cukup ketik D:\ pada kotak isian Path: lalu pada Security Level: pilih menu dropdown Disallowed lalu OK, ulangi lalu masukan lagi dan ketik drive E:\ sampai G:\ or sebanyak-banyaknya untuk mencegah install dari usb,MMC, dan cd-room karena jika ada device baru akan membentuk nama lokasi suatu drive device. Tambahan : masukan juga lokasi semua folder yang dishare dalam my network places
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/larangan6.png

5. Kesimpulannya ketika user menjalankan installers software dengan format file .exe (executable) di partisi yang sudah ditentukan diatas maka akan secara otomatis ditolak. Jadi ini intinya hanya melarang format file .exe dijalankan tapi masih bisa di copykan ke drive lain misal usb jika user memang berniat hanya download software saja.

C. SETING REGEDIT

1. Karena RUN sudah tidak ada di start menu, dari keyboard ketikan berbarengan Windows+R lalu ketik regedit

2. BakUp terlebih dahulu untuk amannya, caranya masuk ke menu file pada regedit lalu export (export nya ke plasdisk atau folder share di pc operator saja supaya aman)

3.Langkah seting; buka My Computer\HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop, rubah nilai berikut :
-HungAppTimeout, ubah nilainya menjadi 1000
-MenuShowDelay, ubah nilainya menjadi 50
-WaitToKillAppTimeout, ubah nilainya menjadi 1000
ulangi pada  My Computer\HKEY_USER\.DEFAULT\Control Panel\Desktop

4. Buka My Computer\HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer lalu buat beberapa dword baru, caranya klik kanan pada area kosong lalu pilih New lalu DWORD Value lalu namai dword yang dibuat tersebut. Dword rekomendasi yang saya sarankan adalah seperti list berikut :
- ClassicShell, beri nilai 1 (untuk menampilkan tampilan klasik hirarki menu explorer)
- ClearRecentDocOnExit, beri nilai 1 (membersihkan history dokument yang telah dibuka)
- ConfirmFileDelete, beri nilai 1 (untuk menghilangkan opsi pertanyaan ulang penghapusan)
- LockTaskbar, beri nilai 1 (untuk mengunci taksbar)
- NoAutoUpdate, beri nilai 1 (untuk menon-aktifkan update otomatis windows)
- NoClose, beri nilai 1 (untuk menghilangkan tombol shutdown start menu)
- NoDesktopCleanupWizard, beri nilai 1 (menghilangkah wizard cleanup desktop)
- NoDrives, isikan nilai 4 (untuk menyembunyikan partisi C:\ default partisi system xp)
- NoFolderOptions, beri nilai 1 (menghilangkan Folder Option)
- NoManageMyComputerVerb, beri nilai 1 (menghilangkan Map Network Drive)
- NoNetConnectDisconnect, beri nilai 1 (menghilangkan Disconnect Network Drive)
- NoRecentDocsHistory, beri nilai 1 (hampir sama seperti ClearRecentDocOnExit)
- NoRecentDocsNetHood, beri nilai 1 (menghilangkan recent dokumen di menu dropdown)
- NoResolveSearch, beri nilai 1 (menghilangkan opsi kotak search)
- NoSaveSettings, beri nilai 1
- NoSharedDocument, beri nilai 1 (hilangkan folder shared document,disable dulu sharenya)
- NoSearchButton, beri nilai 1 (hilangkan icon search)
- NoSMBallonTip, beri nilai 1 (hilangkan tips viewing)
- NoStartMenuMorePrograms, isikan 1 (hilangkan All Program menu start)
- NoTrayContextMenu, beri nilai 1 (hilangkan klik kanan pada start menu)
- NoUserNameInStartMenu, beri nilai 1 (hilangkan nama komputer di start menu)
- NoViewOnDrive, beri nilai 1 (hilangkan view di drive)
- NoWelcomeScreen, beri nilai 1 (hilangkan teks welcome pada saat logon)
- StartMenulogoff, beri nilai 1 (hilangkan tombol logoff)
5. Disable Task Manager, Buka  My Computer\HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies klik kanan policies lalu pilih New lalu pilih Key maka akan muncul folder baru pada turunan Policies tadi, namai folder baru itu dengan nama [/b]System[/b] (perhatikan ejaan). Jika sudah masuk ke Sytem (nama folder yang baru saja dibuat) lalu buat dword baru kemudian namai DisableTaskmgr dan berikan nilai 1.

6. Buka My Computer\HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\Background\shellex, pada folder shellex rename/ubah nama menjadi shellex_ncuptea, fungsinya ialah dimana kebiasaan klien membuat folder-folder baru untuk file-filenya baik di desktop dan di my documents dan memusingkan dalam hal maintenance nantinya, berikut screenshoot hasilnya.
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/Hilangkanopsinewklikkanan4.png menjadi http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/Hilangkanopsinewklikkanan3.png

7. Hilangkan icon tangan pada folder yang di share, Buka  My Computer\HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network, klik 2 kali pada script file “ (Default) di kanannya lalu hapus/kosongkan teks ntshrui.dll lalu [/b]OK[/b]

D. SETING GPEDIT

1. Sekarang konfigurasi gpedit.msc, karena pada Start menu sudah tidak ada menu Run sebab Start menu sudah diamankan dari langkah diatas, maka gunakan shortcut keyboard dan tekan logo Windows+R lalu ketikan gpedit.msc.

2. Masih pada gpedit.msc; buka Local Computer Policy lalu Computer Configuration lalu Administrative Templates lalu System. Cara memakainya ialah dengan meng-klik 2 kali pada opsi yang ada lalu pilih enabled dan OK, berikut opsi yang wajib di enable :
-Turn off Windows Update device driver search prompt
-Download missing COM components
-Turn off autoplay (pilih removable dan cd-room)
-Remove Boot / Shutdown / logon / logoff status messages
3. Local Computer Policy/Computer Configuration/Administrative Templates/System Restore, Enablekan pada opsi :
-Turn off System Restore
-Turn off Configuration
4. Local Computer Policy/Computer Configuration/Administrative Templates/Error Reporting, Enablekan pada opsi :
-Display Error Notification
-Configure Error Reporting
5. Limit Bandwidth pada masing-masing PC Klien secara manual
Local Computer Policy/Computer Configuration/Administrative Templates/Network/QoS Packet Schedullers lalu pilih dan klik 2 kali Limit Reservable Bandwidth lalu pilih enabled dan beri nilai 20 (ini nilai lumrahnya) pada Bandwidth limit (%) {semakin kecil nilainya semakin besar bandwith bisa load/muat}.

6. Masih pada gpedit.msc;
Local Computer Policy/User Configuration/Administrative Templates/System lalu enablekan berikut ini seperti langkah diatas.
-Prevent access to the command prompt (dropdownnya pilih Yes)
-Prevent acces to registry editing tools (dropdownnya pilih Yes)
-Turn off Autoplay (dropdownnya pilih All drive)
-Download missing COM components
-Turn off Windows Update device driver search prompt
7. Larang ganti wallpapers
Local Computer Policy/User Configuration/Administrative Templates/Desktop/Active Destop lalu enablekan pada opsi Enable Active Desktop. Pada Active Desktop Wallpaper klik 2 kali lalu pilih enabled dan dikotak Wallpaper Name masukan  teks seperti ini C:\WINDOWS\Web\Wallpaper\Windows XP.jpg lalu pada Wallpaper Style pilih Center lalu OK sesudahnya.

8. Dari trik regedit diatas drive C:\ sudah hilang/sembunyi dari menu eplorer akan tetapi drive C:\ tersebut masih bisa diakses dari meng-klik kanan icon pada desktop lalu find target atau bisa dari menu Run, untuk menghindari hal tersebut masuk ke Local Computer Policy/User Configuration/Administrative Templates/Windows Components/Windows Explorer, pilih Prevent access to drives from My Computer lalu pilih Enable lalu pada opsi dropdown nya pilih Restrict A,B and C drives only kemudian OK.

9.Larangan masuk ke control panel
Local Computer Policy/Computer Configuration/Administrative Templates/Control Panel, pilih dan enablekan Prohibit access to control panel.

Catatan :
*Perubahan pada regedit diatas sudah di praktekan pada komputer untuk beberapa warnet, diluar dari perubahan diatas penulis tidak bertanggung jawab atas crash nya windows.

*Perhatikan ejaan tulisan dalam setiap dword, dan nilai nya karena salah sedikitpun fungsi atau hasilnya tidak akan nampak.

*Untuk mendisable sementara perubahan beberapa opsi dari regedit isikan nilai 0

*Logout untuk melihat perubahan atau supaya lebih yakinnya restart saja.

*Opsi-opsi pada gpedit.msc merantai ke regedit

*Opsi-opsi pada gpedit.msc sebenarnya masih banyak lagi lebih dari yang penulis sarankan diatas, namun karena perubahan gpedit ini nantinya menambahkan juga secara otomatis ke regedit dan jika itu 1 perintah yang sama baik di regedit dan gpedit tertimpa maka opsi perintah yang kita pilih tidak akan bekerja.

*Untuk atau melakukan tambahan installasi software silahkan taruh terlebih dulu mentahan softwarenya ke drive C:\, karena drive C: sudah di lock maka untuk membukanya disable opsi pada Prevent access to drives from My Computer pada trik gpedit diatas kemudian masuk ke run dan ketikan C: atau klik kanan pada icon desktop lalu find target.

*Untuk masuk ke regedit ialah kebalikan dari point  Prevent acces to registry editing tools di gpedit.msc

*Untuk masuk ke command prompt kebalikan dari point  Prevent access to the command prompt di gpedit.msc
Untuk lengkapnya dari mulai Seting LAN sederhana saya dengan model jaringan peer to peer (berbagi) sampai security xp seperti diatas bisa di download DISINI dalam bentuk PDF.



Tambahan :

Cegah install software dari browser (khusus mozilla firefox)

1. Sebelumnya pastikan plugin/addons yang dibutuhkan sudah terinstall.

2. Buka firefox, Pada kotak url browser mozilla ketikan about:config
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/preventmozilla1.jpg

3. Cari xpinstall.enabled

4. Sorot pada list teks xpinstall.enabled lalu klak-klik saja disitu sehingga rubah seperti brkt big_smile yg penting di nilainya false aja.
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/preventmozilla2.jpg
5. Close or restart firefox, sekarang coba tes dengan melakukan install pengaya.
http://i578.photobucket.com/albums/ss224/ncuptea/Screenshot/preventmozilla.jpg








Sumber:opensource.telkomspeedy.com

CARA RESET RB750 & RB750G

Hmmm ... Saya yakin anda lagi bingung me-reset RB750 dan RB750G, betul apa betul ? Masalah yang sama juga dialami oleh banyak IT atau Teknisi Wireless. Bagaimana cara reset RB750 dan RB750G? Dapatkan Jawaban Selengkapnya.


pusing_me-reset_rb750cara_reset_rb750_dan_rb750g 
Cara Reset RB750 dan RB750G , ikuti langkah berikut :

Langkah-1 :

Siapkan RB750 atau RB750G yang mau di reset lengkap dengan adaptornya, dan kawat pendek, obeng kecil, pulpen atau apapun yang bisa untuk nyolok ke lubang "reset button"

Langkah-2 :



reset_button_rb750g
Reset Button RB750G

Colokin adaptor ke RB750 atau RB750G anda, TAPI JANGAN DI COLOKIN KE LISTRIK DULU !











Langkah-3 :

Dalam kondisi OFF tekan "reset button" Tahaaaaaan !!! Tahan ya ! Jangan di lepas! Nah, sambil di tahan colokin adaptor RB750 atau RB750G

Langkah-4 :

Tekan terus "reset button" nya ya, sampai lampu "ACT" di RB750 atau RB750G anda berhenti "berkedip/mati"
lampu_ Kalau prosedur ini dilakukan dengan benar, maka RB750 atau RB750G anda seharusnya sudah ter-reset. Dan kembali ke IP Default 192.168.88.1 (di port 2-5)

Walah ! Kok belum ke-reset ya ???!!!

Kalau belum ke-reset saya pastikan pasti ada yang salah ! Sabar Bung ! Ulangi Langkah demi Langkah  dengan seksama ! Jangan terburu-buru, ikutin aja prosedurnya, Saya yakin anda akan berhasil !


 
CikoNet © 2011 | Designed by Chica Blogger, in collaboration with Uncharted 3, MW3 Forum and Angry Birds Online